Fitocare
30 November 2017, 03:23:39 PM

Fitocare

 

Produk fitocare memiliki 2 varian, yakni fitocare minyak kayu putih dan fitocare minyak telon. Setiap varian fitocare mengandung bahan bahan aktif berkhasiat diantaranya oleum cajuputi, oleum anisi, dan oleum eucalyptus. Campuran ini memberikan rasa hangat karena merangsang pembuluh darah membesar sehingga aliran darah menjadi lebih cepat. Aromanya juga dapat memberikan rasa tenang. Selain itu, Fitocare juga membantu meringankan perut kembung,  mengatasi masuk angin, dan mengatasi gatal-gatal yang disebabkan oleh gigitan serangga.

  1. Oleum Cajuputi

Oleum cajuputi atau biasa disebut minyak kayu putih merupakan minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan uap daun dan ranting segar dari tumbuhan Melaleuca Leucodendron L. dan Malaleuca minor yang berasal dari famili Myrtaceae.

Kegunaan

Ketika digunakan, oleum cajuputi dapat memberikan rasa hangat, meningkatkan denyut nadi. Secara eksternal, hal itu sangat bermanfaat sebagai aplikasi untuk rematik, neuralgic dan lainnya nyeri, sakit kepala saraf, dan dapat digunakan sendiri, atau dalam kombinasi dengan minyak lainnya.

Kandungan kimia

  1. cineol (cajeputene hydrate, cajeputol C10H18O)
  2. Cajuputol (eukaliptol/1,8-cineol) 50–65%
  3. terpineol (terpinen-4-ol atau C10H18O) bebas atau sebagai ester asam asetat
  4. Beberapa Terpena (a-terpinen, g-terpinen)
  5. Fraksi terendah dari minyak mentah mengandung aldehida valeric dan benzoat aldehida

Efek farmakologi

  • Antiiritan merupakan kelompok obat yang digunakan untuk mengurangi potensi iritasi yang terjadi pada kulit.
  • Sebagai stimulan, oleum cajuputi biasa digunakan untuk mengatasi penyakit rematik, kelumpuhan, epilepsi, dan banyak penyakit lainnya; baik secara internal maupun local. Ini pada penggunaan internal, dapat digunakan pada rematik kronis, histeria, kolik, kejang atau kram perut, kolera morbus, kolera Asiatik, kongestif dismenorea, disfagia saraf, dalam tahap tipus demam, munta, gugup, dan keadaan lain dimana stimulan yang kuat diperlukan.
  • Diaphoretic yang digunakan untuk merangsang pengeluaran keringat
  • Antispasmodik merupakan subtansi yang menghambat kerja asetilkolin . Mereka menghentikan transmisi impuls saraf parasimpatis sehingga dapat mengurangi kerja otot polos , seperti di saluran pencernaan dan kandung kemih . Antispasmodik  digunakan untuk mengobati atau mengurangi kejang atau kondisi dengan gangguan pada kandung kemih atau motilitas gastrointestinal .
  • Analgetik digunakan sebagai kelas obat utuk menghilangkan rasa nyeri rasa nyeri tanpa harus menghilangkan kesadaran seseorang.Analgesik memiliki sifat seperti narkotik, yaitu menekan sistem saraf pusat dan mengubah persepsi terhadap rasa sakit yang diderita. Mekanisme analgesik adalah dengan sebagai COX2 inhibitor yang menghambat pembentukkan prostaglandin dan memberikan efek sentral pada SSP.
  • Antireumatik termasuk obat-obatan , yang digunakan untuk mengobati gejala rheumatoid arthritis dan Disease Modifying Rheumatoid Arthritis Drugs (DMARDs).
  • Dekongestan hidung adalah jenis obat yang dapat memberikan bantuan jangka pendek untuk hidung tersumbat .Decongestan dapat membantu meringankan gejala kondisi seperti pilek dan flu , demam dan reaksi alergi lainnya , dan sinusitis .Cara kerja dekongestan adalah dengan mengurangi pembengkakan pembuluh darah di hidung , yang membantu membuka saluran pernafasan
  1. Oleum Anisi

Oleum anisi atau biasa juga disebut minyak adas manis atau anis oil merupakan minyak atsiri golongan fenol eter yang diperoleh dengan penyulingan uap buah Pimpinella anisum atau buah Illicum verum yang matang.

Kegunaan

  1. Pengharum
  2. Karminativum digunakan untuk menghilangkan gas dari perut dan usus. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan gerak peristaltik dari kedua  organ tersebut. Sehingga sfingter esofagus dan sfingter pyloric membesar dan membuka jalan keluarnya gas dari lambung dan usus
  3. Stimulan Sebagai stimulan, oleum cajuputi biasa digunakan untuk mengatasi penyakit rematik, kelumpuhan, epilepsi, dan banyak penyakit lainnya; baik secara internal maupun local. Ini pada penggunaan internal, dapat digunakan pada rematik kronis, histeria, kolik, kejang atau kram perut, kolera morbus, kolera Asiatik, kongestif dismenorea, disfagia saraf, dalam tahap tipus demam, munta, gugup, dan keadaan lain dimana stimulan yang kuat diperlukan.
  4. Diaforetik yang digunakan untuk merangsang pengeluaran keringat

Kandungan Kimia

  1. Minyak atsiri 1-3 % à 80-90 % Anetol
  2. Minyak lemak 3-4 %
  3. Protein
  4. Kalsium oksalat
  5. Linalool
  6. Golongan monoterpen dan sesquiterpen

Efek Farmakologi

  • Karminativum digunakan untuk menghilangkan gas dari perut dan usus. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan gerak peristaltik dari kedua organ tersebut. Sehingga sfingter esofagus dan sfingter pyloric membesar dan membuka jalan keluarnya gas dari lambung dan usus.
  • Sebagai antimikroba yang telah diuji keefektivitasannya terhadap bakteri gram positif dan negatif, seperti Staphylococcus aureusEscherichia coli, dan Candida albicans. Selain antimikroba, minyak adas berguna sebagai antifungi yang digunakan dalam konentrasi tertentu
  • Kandungan anetol menjadi agen antiinflamasi yang telah diuji potensinya dalam menghambat mediator inflames TNF alfa.
  1. Oleum Cocos

Oleum cocos atau disebut juga minyak kelapa merupakan minyak lemak yang diperoleh dengan pemerasan endosperm kering Cocos nucifera yang tergolong famili Arecaceae.

Kegunaan

Menghaluskan dan mengencangkan kulit, membantu merawat rambut, terapi penderita diabetes mellitus, dan dapat mengobati sakit jantung,

Kandungan Kimia

  1. 47%-53% Asam laurat
  2. Asam Meristat
  3. Asam Palmitat
  4. Asam Kaprilat
  5. Asam Oleat
  6. Asam Linoeat.

Efek Farmakologi

  • Antioksidan bekerja untuk mencegah terjadinya peroksidasi lipid. ROS (Reactive Oxygen Species) yang terbentuk di dalam tubuh selama proses metabolisme tubuh atau karena paparan dari lingkungan seperti asap rokok, dapat mendestruksi lemak yang ada dalam tubuh melalui oksidasi. α-tokoferol menangkap radikal bebas tersebut dan mencegah terjadinya destruksi lipid. α-tokoferol juga menjaga lemak dalam low density lipoprotein (LDL) dari proses oksidasi oleh radikal bebas.
  • Laksatif merupakan suatu subtansi yang digunakan untuk memperlancar buang air besar dengan cara memepengaruhi saraf parasimpatis sehingga dapat meningkatkan gerak peristaltik usus , dan memberikan pelumas pada feses agar mudah untuk dikeluarkan. Dosislaksatif yang berlebihan dapat menyebabkan diare.
  1. Oleum Eucalyptus

Minyak eucalyptus berasal dari tanaman Eucalyptus globulus. Minyak eucalyptus biasa digunakan dalam dunia perindustrian untuk parfum, kosmetik, makanan, minuman, aromaterapi, dan fitoterapi.

Kegunaan

Fungsinya sebagai minyak aromaterapi mampu mencegah penyakit dan infeksi. Studi lanjut membuktikan potensi minyak sebagai antidiabetes, analgesik, antimalarial (pelindung dari nyamuk), antioksidan, dan antimikroba.

Kandungan Kimia

Citronellal; 1,8-cineol (eucalyptol); kuersetin, etanon, spatulenol, eusderol, eucalyptin, dan lain-lain.

Efek Farmakologis

  • Efek analgesik didapatkan ketika minyak diaplikasikan di dahi kemudian aroma yang terhirup akan menenangkan serta merelaksasi otot sehingga nyeri atau sakit kepala dapat berkurang. Sebenarnya aroma yang dihirup lebih mempengaruhi mental dan relaksasi otot daripada sifat analgesiknya.
  • Antimikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureusBacillus subtilis, dan lain-lain.
  • Minyak eucalyptus digunakan sebagai repellant atau pelindung dari nyamuk. Penyakit seperti malaria dan DBD yang disebabkan oleh nyamuk dapat dicegah dengan penggunaan minyak yang oleskan di tubuh.

 

Sumber:

  • King's American Dispensatory, 1898, was written by Harvey Wickes Felter, M.D., and John Uri Lloyd, Phr. M., Ph. D.
  • Launder Brunton. A Text-Book of Pharmacology ,Therapeutics and Materia Medica. London: Macmillan and Co; 1885.
  • Andersen F, Hedegaard K, Petersen T, Bindslev-Jensen C, Fullerton A, Andersen K. Anti-irritants I: dose–response in acute irritation. Contact Dermatitis. 2006;55(3):148-154.
  • Cashman J. The Mechanisms of Action of NSAIDs in Analgesia. Drugs. 1996;52(Supplement 5):13-23
  • Bradley P. British herbal compendium. Bournemouth, Dorset: British Herbal Medicine Association; 1992.
  • Ross I. Medicinal plants of the world. Totowa, N.J.: Humana Press; 2003.
  • Akolade, Jubril Olayinka et all. Chemical composition, antioxidant and cytotoxic effects of Eucalyptus globulus grown in north-central Nigeria. 2012;2(1):1-8
  • Farmakope Indonesia. [Jakarta]: Dep. Kesehatan RI; 1979.
Share This Page    
Upload
CAPTCHA
1 Komentar
asdddddddd
10 September 2018, 09:41:07 AM
asdsadsad
usia-ideal-penggunaan-minyak-telon-dan-kayu-putih-fitocare-354af3.jpg
Minyak usap seperti minyak telon dan kayu putih merupakan minyak usap favorit masyrakat Indonesia, b...
minyak-kayu-putih-fitocare-aman-untuk-ibu-hamil-30f104.jpg
MamaFito yang sedang atau sudah pernah merasakan kehamilan tentunya dituntut untuk bisa menjaga keha...
ayo-kenali-berbagai-macam-jenis-alergi-pada-kulit-bayi-29a511.jpg
Bagi para MamaFito di rumah yang memiliki bayi, tentu pernah merasakan susahnya merawat kulit bayi k...
Copyright © 2017 PT. Kimia Farma (Persero) Tbk All Rights Reserved.